Laman

Rabu, 23 November 2016

Materi JarDas (Topologi Jaringan)

Topologi Jaringan

Topologi jaringan : Pengertian topologi jaringan komputer adalah suatu cara atau konsep untuk menghubungkan beberapa atau banyak komputer sekaligus menjadi suatu jaringan yang saling terkoneksi.

Ada Banyak topologi jaringan, diantaranya yaitu :
1. Topologi BUS
2. Topologi Star
3. Topologi Ring
4. Topologi Mesh
5. Topologi Peer to Peer
6. Topologi Linier
7. Topologi Tree
8. Topologi Hybrid

................................................................................................

1. Topologi BUS

Topologi ini biasanya digunakan pada instalasi jaringan berbasis fiber optic, kemudian digabungkan dengan topologi star untuk menghubungkan client atau node.
Topologi bus hanya menggunakan sebuah kabel jenis coaxial
disepanjang node client dan pada umumnya, ujung kabel
coaxial tersebut biasanya diberikan T konektor sebagai kabel
end to end .
Kelebihan Topologi Bus :
a. Biaya instalasi yang bisa dibilang sangat murah karena hanya menggunakan sedikit kabel.
b. Penambahan client/ workstation baru dapat dilakukan dengan mudah.Topologi yang sangat sederhana dan mudah di aplikasikan.
Kekurangan Topologi Bus :
a. Jika salah satu kabel pada topologi jaringan bus putus atau bermasalah, hal tersebut dapat mengganggu komputer workstation/ client yang lain.Proses sending (mengirim) dan receiving (menerima) data kurang efisien, biasanya sering terjadi tabrakan data pada topologi ini.Topologi yang sangat jadul dan sulit dikembangkan.

2. Topologi Star


Topologi star atau bintang merupakan salah satu bentuk
topologi jaringan yang biasanya menggunakan switch/ hub
untuk menghubungkan client satu dengan client yang lain.
Kelebihan Topologi Star
a. Apabila salah satu komputer mengalami masalah, jaringan pada topologi ini tetap berjalan dan tidak mempengaruhi komputer yang lain.
b. Bersifat fleksibel
c. Tingkat keamanan bisa dibilang cukup baik daripada topologi bus.
d. Kemudahan deteksi masalah cukup mudah jika terjadi kerusakan pada jaringan.
Kekurangan Topologi Star
a. Jika switch/ hub yang notabenya sebagai titik pusat mengalami masalah, maka seluruh komputer yang terhubung pada topologi ini juga mengalami masalah.
b. Cukup membutuhkan banyak kabel, jadi biaya yang dikeluarkan bisa dibilang   cukup mahal.
c. Jaringan sangat tergantung pada terminal pusat.

3. Topologi Ring


Topologi ring atau cincin merupakan salah satu topologi jaringan yang
menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya dalam suatu
rangkaian melingkar, mirip dengan cincin.
—Biasanya topologi ini hanya menggunakan LAN card untuk
menghubungkan komputer satu dengan komputer lainnya.

—Kelebihan Topologi Ring :
a. Memiliki performa yang lebih baik daripada topologi bus.
b. Mudah diimplementasikan.
c. Konfigurasi ulang dan instalasi perangkat baru bisa dibilang cukup mudah.
d. Biaya instalasi cukup murah
—Kekurangan Topologi Ring :
a. Kinerja komunikasi dalam topologi ini dinilai dari jumlah/ banyaknya titik atau node.
b. Troubleshooting bisa dibilang cukup rumit.
c. Jika salah satu koneksi putus, maka koneksi yang lain juga ikut putus.
d. Pada topologi ini biasnaya terjadi collision (tabrakan data).

4. Topologi Mesh


Topologi mesh merupakan bentuk topologi yang
sangat cocok dalam hal pemilihan rute yang
banyak. Hal tersebut berfungsi sebagai jalur
backup pada saat jalur lain mengalami masalah.
Kelebihan Topologi Mesh :
a. Jalur pengiriman data yang digunakan sangat banyak, jadi tidak perlu khawatir akan adanya tabrakan data (collision).
b. Besar bandwidth yang cukup lebar.
c. Keamanan pada topologi ini bisa dibilang sangat baik.
Kekurangan Topologi Mesh :
a. Proses instalasi jaringan pada topologi ini sangatlah rumit.
b. Membutuhkan banyak kabel.
c. Memakan biaya instalasi yang sangat mahal, dikarenakan membutuhkan banyak kabel.

5. Topologi Peer to Peer


Topologi peer to peer merupakan topologi yang sangat sederhana
dikarenakan hanya menggunakan 2 buah komputer untuk saling
terhubung.Pada topologi ini biasanya menggunakan satu kabel yang
menghubungkan antar komputer untuk proses pertukaran data.
Kelebihan Topologi Peer to Peer
a. Biaya yang dibutuhkan sangat murah.
b. Masing-masing komputer dapat berperan sebagai client maupun server.
c. Instalasi jaringan yang cukup mudah.
Kekurangan Topologi Peer to Peer :
a. Keamanan pada topologi jenis ini bisa dibilang sangat rentan.
b. Sulit dikembangkan.
c. Sistem keamanan di konfigurasi oleh masing-masing pengguna.
d. Troubleshooting jaringan bisa dibilang rumit.

6. Topologi Linier


Topologi linier atau biasaya disebut topologi bus beruntut. Pada
topologi ini biasanya menggunakan satu kabel utama guna
menghubungkan tiap titik sambungan pada setiap komputer.

Kelebihan Topologi Linier :
a. Mudah dikembangkan.
b. Membutuhkan sedikit kabel.
c. Tidak memperlukan kendali pusat.
d. Tata letak pada rangkaian topologi ini bisa dibilang cukup sederhana.
Kekurangan Topologi Linier :
a. Memiliki kepadatan lalu lintas yang bisa dibilang cukup tinggi.
b. Keamanan data kurang baik.

7. Topologi Tree


Topologi tree atau pohon merupakan topologi gabungan antara
topologi star dan juga topologi bus. Topologi jaringan 
ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan
hirarki yang berbeda-beda.
Kelebihan Topologi Tree :
a. Susunan data terpusat secara hirarki, hal tersebut membuat manajemen data lebih baik dan mudah.
b. Mudah dikembangkan menjadi jaringan yang lebih luas lagi.
Kekurangan Topologi Tree :
a. Apabila komputer yang menduduki tingkatan tertinggi mengalami masalah, maka komputer yang terdapat dibawahnya juga ikut bermasalah
b. Kinerja jaringan pada topologi ini terbilang lambat.
c. Menggunakan banyak kabel dan kabel terbawah (backbone) merupakan pusat dari teknologi ini.

8. Topologi Hybrid

Topologi hybrid merupakan topologi gabungan antara
beberapa topologi yang berbeda.Pada saat dua atau lebih
topologi yang berbeda terhubung satu sama lain, disaat
itulah gabungan topologi tersebut membentuk topologi
hybrid.

Kelebihan Topologi Hybrid :
a. Freksibel
b. Penambahan koneksi lainnya sangatlah mudah.
Kekurangan Topologi Hybrid :
a. Pengelolaan pada jaringan ini sangatlah sulit.
b. Biaya pembangunan pada topologi ini juga terbilang mahal.
c. Instalasi dan konfigurasi jaringan pada topologi ini bisa dibilang cukup rumit, karena terdapat topologi yang berbeda-beda.